Kamis, 10 Maret 2011

Inikah Bahan Bakar Biologis Pengganti Bensin?


12:57:00 PM | , , ,

Siang JEBLOGERS!!!

Departemen Energi Amerika Serikat mengumumkan calon bahan bakar biologis untuk mengganti bensin.

Bahan bakar yang diumumkan oleh Menteri Energi AS Steven Chu pada Selasa (8/3) itu dibuat dari pohon kayu yang dikonversi menjadi isobutanol yang dapat digunakan untuk mesin mobil. Chu juga menyebutkan, "Metode konversi ini sangat hemat biaya."

Para ilmuwan dari BioEnergy Science Center bekerja sama dengan peneliti dari University of California membuat turunan baru dari mikroba Clostridium celluloyticum, bakteri yang secara alami dapat mengurai selulosa. Turunan bakteri tersebut diharapkan dapat mengurai zat tanaman sekaligus menghasilkan isobutanol tanpa perlu biaya tinggi.

Menurut peneliti James Liao, isobutanol dapat menjadi alternatif pengganti gas untuk digunakan sebagai bahan bakar mesin atau kendaraan, bahkan tanpa modifikasi sekalipun. "Isobutanol tidak seperti etanol. Kandungan isobutanol dapat dicampurkan ke bensin dengan perbandingan berapa pun," jelasnya.

Sebelum temuan ini, membuat bahan bakar dari tanaman butuh biaya tinggi. Mengurai selulosa, bagian kayu dari sel tanaman, untuk mendapatkan bahan yang dapat diubah menjadi bahan bakar butuh biaya besar. Ternyata, mikroba dapat melakukan hal itu. Mikroba juga pernah dipakai untuk membersihkan lingkungan dari polusi serta mengubah air limbah menjadi plastik biologis.

Steven Chu juga mengungkapkan kalau produksi bahan bakar biologis berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru di daerah pinggir kota. Lahan-lahan baru pun sebetulnya tidak perlu dibuka karena proses pembuatan isobutanol dapat diperoleh dari kayu sisa-sisa panen, seperti batang padi. 

"Di tahun-tahun mendatang, kita mengharapkan sebuah terobosan dramatis yang akan membuat kita menikmati bahan bakar baru yang sehat, bersih, yang kita dambakan sekarang. Kita perlu bergerak secara agresif untuk meraih kesempatan itu," kata Chu.



You Might Also Like :


0 cuapan:

Posting Komentar