Sabtu, 13 November 2010

Masdar, Kota Tanpa Emisi Karbon Pertama Di Dunia


12:55:00 PM |

Rencana ambisius Foster + Partners untuk menciptakan “kota tanpa emisi karbon pertama di dunia” perlahan-lahan mulai menjadi kenyataan. Prototipe kota berkesinambungan, Masdar sekarang sedang dibangun 20 mil di luar Abu Dhabi. Jika sudah selesai, kota ini akan ditenagai sepenuhnya dengan energi terbaharui, menjadikannya salah satu tata kota yang paling berkesinambungan di dunia. Minggu lalu, para penghuni mulai pindah ke area 3,5 acre (14.164 meter persegi) di sekitar Masdar Institute, pusat penelitian yang berkesinambungan, yang didedikasikan untuk pengembangan energi alternatif.

Terinspirasi oleh arsitektur dan perencanaan tata kota tradisional Arab, Foster + Partners menggabungkan teknik bangunan kuno dengan kecanggihan teknologi modern. Dengan menghubungkan dua desain yang berbeda ini, mereka menciptakan sebuah kota di mana tradisi sama pentingnya dengan modernisasi.

Di Masdar laboratorium-laboratorium ditempatkan dalam bangunan-bangunan beton modern yang dilapisi dengan plastik bening yang kuat yang dinamakan ethylene-tetrafluoroethylene di mana di atasnya dipasangi dengan panel fotovolatik. Di satu sisi, bangunan-bangunan hunian memiliki kisi-kisi yang bergelombang seperti terakota — terinspirasi dari tabir mashrabiya Arab tradisional — yang meniru gaya bangunan-bangunan tradisional di sana.

Foster + Partners mengatur jalan-jalan di Masdar sedemikian rupa sehingga para penghuni apartemen tidak bisa melihat jendela gedung-gedung di sebelahnya secara langsung. Ini dilakukan karena mempertimbangkan pentingnya privasi di negara-negara Arab sekaligus mengoptimalkan keteduhan dan mengurangi kebutuhan pencahayaan buatan dan air conditioning baik di area hunian dan komersil. Setiap area juga memiliki fitur ruang terbuka yang ramah lingkungan dengan menara angin yang menangkap dan mengalirkan angin, mengurangi sinar matahari, dan berfungsi sebagai tempat bersosialisasi di seluruh kota.

Masdar terus mengembangkan sasaran-sasarannya dan program-programnya untuk mengakomodasikan populasi yang lebih besar dan tuntutan akan sebuah kota yang berkesinambungan. Sementara pembangunan terus berlanjut, jelas sekali kota ini sedang menuju jalan menjadi sebuah kota mandiri dan berkesinambungan di padang gurun.

Beberapa screenviewnya:







You Might Also Like :


0 cuapan:

Posting Komentar