Kabarancak COMEBACK

Hi JEBLOGERS!!! kabarancak hadir lagi ditahun 2012

Desain Kamar Keren

Siapa yang tidak akan tergoda dengan desain kamar yang apik seperti berikut...

Selasa, 22 Februari 2011

Fakta di Balik Klaim Sesat Produk Suplemen

Posted On 7:20:00 AM by Ujib 0 cuapan

Pagi JEBLOGERS!!!

Mungkin artikel berikut cukup bermanfaat bagi JEBLOGERS karena sangat erat hubungannya dengan kesehatan.


“Kesehatan itu mahal harganya.”

Kalimat ini semakin diamini oleh segenap lapisan masyarakat di zaman sekarang ini. Bagaimana tidak? Anda bisa saja punya uang milyaran rupiah, namun bila anda tidak dalam keadaan sehat bisakah anda menikmati kekayaan anda tersebut?

Kesadaran masyarakat yang meningkat ini berdampak pada tumbuh pesatnya industri kesehatan sekunder. Industri kesehatan semacam ini menawarkan berbagai macam produk mulai dari produk relaksasi, produk penyaring air, produk pembersih udara dan juga produk-produk suplemen. Di antara industri-industri tersebut yang paling diiklankan secara gencar adalah produk suplemen.

Tak ada hari tanpa kita melihat iklan televisi maupun media cetak menayangkan produk suplemen ini. Beberapa memang merupakan khasiat yang sudah diakui dunia medis, seperti minyak ikan Cod yang membantu pertumbuhan dan vitamin C yang membantu menjaga imunitas tubuh.

Namun tak jarang pula beberapa suplemen diiklankan dengan sangat berlebihan dengan fakta medis yang sangat lemah, seperti suplemen kalsium yang bisa menyembuhkan kanker, cairan imun yang diteteskan di balik lidah yang bisa mengobati Hepatitis B, maupun sirup ekstrak tumbuhan yang bisa mengobati penyakit ini dan itu. Biasanya golongan kedua ini tidak menggunakan televisi ataupun media cetak sebagai media promosi mereka, mereka lebih memilih promosi mulut ke mulut demi mengurangi kemungkinan tuntutan yang mungkin terjadi.

Kita tentunya harus waspada pada golongan kedua ini. Bila kita termakan janji-janji akan “keajaiban” suplemen ini bisa saja bukannya tambah sehat malah akan berdampak buruk bagi kantong dan kesehatan kita.

Berikut ini akan penulis berikan rambu-rambu mengkonsumsi konsumen ini
a. Suplemen adalah sesuatu yang sebenarnya terdapat dalam makanan kita
= Suplemen sebenarnya adalah sesuatu yang terkandung dalam makanan kita, anda dapat menemukan vitamin C dalam jus jeruk segar, anda juga dapat menemukan serat sehat dalam sayur-sayuran anda, zat besi terdapat dalam sayuran dan hati ayam maupun sapi. Suplemen sebenarnya adalah suatu cara darurat untuk mengatasi kemungkinan pola makan anda yang kurang seimbang.
Bila anda bisa mencukupi kebutuhan nutrisi anda dari makanan sehari-hari anda maka sesungguhnya suplemen ini tidak diperlukan

b. Terdaftar di BPOM dan FDA
= Seringkali ini merupakan senjata utama iklan produk-produk suplemen ini. Mari kita cermati kepanjangan dari masing-masing lembaga berikut. BPOM = Badan Pengawas Obat dan Makanan, FDA = Food and Drug Administration. Lembaga-lembaga ini akan memberikan ijin asal produk mereka aman dikonsumsi. Jelaslah sudah suplemen ini digolongkan sebagai “makanan”, maka sebenarnya klaim untuk menyembuhkan penyakit-penyakit tidak bisa diterima.

c. Suplemen yang baik mempunyai penelitian yang bisa dipertanggungjawabkan
= Suplemen yang baik pasti telah melalui serangkaian penelitian dengan metodologi yang baik sebelum dilepaskan ke pasaran. Suplemen kelas “abal-abal” biasanya hanya menyertakan testimoni dari pengguna produk mereka (yang kadang juga merupakan member penjual suplemen tersebut). Kadang mereka mencantumkan penelitian yang mengklaim khasiat suplemen mereka, namun penelitian ini ternyata tidak terdaftar di jurnal-jurnal terpercaya semacam NEJM (New England Journal of Medicine), AMJMED, dsb. Klaim penelitian mereka hanya dipublish di media-media di mana semua orang bisa mengungkapkan pendapat mereka seperti wordpress maupun website produk mereka sendiri.

Bukankah bila produk mereka benar-benar bisa menyembuhkan penyakit-penyakit yang selama ini masih merupakan momok di dunia medis mereka akan mendapatkan perhatian khusus dan bahkan mungkin hadiah Nobel? Mengapa kita sulit sekali menemukan jurnal medisnya? Kita patut curiga!!!

Note : Anda sebaiknya tidak mempercayai begitu saja sebuah testimoni, apalagi testimoni dari seseorang yang mendapatkan keuntungan dari testimoni tersebut.

Anda bisa mengecek keabsahan klaim mereka di web-web medis seperti http://content.nejm.org/ ataupun www.freemedicaljournals.com bila anda merasa bahasa yang digunakan dalam web tersebut terlalu rumit, anda bisa mencari di Wikipedia. Jangan menggunakan google karena klaim yang masuk google tidak disaring sehingga siapapun bisa memposting pendapatnya, walaupun tanpa dasar medis yang memadai.

d. Berhati-hatilah pada suplemen yang tidak berani mengiklankan produknya di media massa
= Dengan memasukkan iklan anda ke media massa, berarti produk anda akan diawasi oleh Depkominfo, YLKI, dan kalangan medis dan professional. Produsen suplemen “abal-abal” seringkali menghindari iklan di media massa ini, mereka lebih memilih promosi dari mulut ke mulut ataupun melalui website atau brosur.


e. Tidak semua orang aman mengkonsumsi suplemen
= Suplemen yang mendapat registrasi dari BPOM dan FDA tentu saja aman dikonsumsi orang sehat. Namun terdapat beberapa penyakit tertentu seperti penyakit ginjal, kanker, dsb yang mempunyai banyak sekali pantangan. Bahkan pisang pun dapat membunuh seorang penderita penyakit ginjal yang sudah parah. Jadi ada baiknya sebelum mengkonsumsi suplemen anda berkonsultasi dengan dokter anda.


Dalam Percobaan, Kursi Roda Berpengendali Pikiran

Posted On 7:14:00 AM by Ujib 0 cuapan

Pagi JEBLOGERS!!!
Kursi roda yang dikendalikan oleh pikiran serta tungkai-tungkai bionik menjadi inovasi yang hangat dibicarakan dalam sebuah konferensi sains di Washington belum lama ini.

Kursi roda yang bisa digerakkan oleh sinyal-sinyal otak itu kini sedang dikembangkan oleh para ilmuwan dari Ecole Polytechnique Federale de Lausanne di Swiss (EPFL), dan sudah dibuat prototipenya.

Mesin pengganti organ yang lumpuh atau cacat yang dikendalikan pikiran memang sejak lama menjadi perhatian pada ilmuwan.

Dalam kesempatan konferensi tahunan American Assocation for the Advancement of Science (AAAS) di Washington, Profesor Todd Kuiken dari The Rehabilitation Institute of Chicago, yang juga pelopor bedah saraf, mengatakan kepada BBC bahwa inovasi selanjutnya adalah tungkai bionik yang mampu "merasakan". Selain itu, para peneliti juga sedang mengembangkan tungkai yang bisa merespons beberapa sinyal dari tubuh, dikenal dengan "pengenalan pola", yang merupakan awal bagi pembuatan jari-jari yang bisa digerakkan.

Dalam kesempatan konferensi AAAS tersebut, Profesor Jose del R Millan dan rekan-rekannya dari EPFL membawa dan mempraktikkan cara kerja kursi roda yang dikembangkannya. "Benda ini bisa membantu orang cacat dengan menggantikan beberapa fungsi motorik yang hilang," ujarnya.

ref:NGI


Antilaser Pertama di Dunia Ditemukan

Posted On 7:13:00 AM by Ujib 0 cuapan

Pagi JEBLOGERS!!!
Ilmuwan-ilmuwan di Universitas Yale, Amerika Serikat, telah membangun perangkat antilaser pertama di dunia, yakni sebuah perangkat yang tugasnya menyerap cahaya bukan memancarkan. Tim peneliti gabungan Douglas Stone serta Cao Hui ini benar-benar dapat menciptakan perangkat antilaser yang disebut penyerap sempurna koheren (coherent perfect absorber atau CPA).

Tulisan yang terbit dalam jurnal Science edisi Jumat (18/2), melaporkan penjelasan tentang teori di balik penemuan antilaser itu. Ditunjukkan bahwa alat tersebut dapat dibuat dengan menggunakan silikon. Silikon merupakan bahan semikonduktor yang paling umum.

Para ilmuwan tersebut memperhitungkan bahwa; bila mereka memakai bahan penyerap cahaya seperti silikon dalam suatu lempeng, dan pada gelombang frekuensi tertentu, sorotan sinar dari dua laser identik ditemukan hingga saling memantul hingga akhirnya diserap ke dalam, maka lempeng tersebut akan dapat memerangkap si cahaya kemudian mengubahnya menjadi panas.

Sementara pada laser konvensional, yang pertama kali ditemukan pada 1960, cahaya laser berasal dari yang media pengumpul foton (cahaya). Biasanya bahan semikonduktor seperti galium arsenida untuk menghasilkan sinar terfokus dari gelombang cahaya dengan frekuensi dan amplitudo yang sama.

"Teori telah diuji pada eksperimen dan cocok," kata Douglas Stone. "Tak bisa kita mengharap yang lebih baik dari ini," tambahnya.
Stone berpendapat CPA satu hari dapat digunakan sebagai saklar optik, detektor dan komponen dalam komputer optik. Prinsip CPA juga dapat digunakan untuk menargetkan radiasi elektromagnetik ke daerah kecil di dalam jaringan manusia, baik untuk keperluan pengobatan atau pencitraan.

Penemuan ini bisa membuka jalan bagi teknologi baru dengan berbagai aplikasi mulai dari komputasi optik hingga radiologi.

ref:NGI


Ternyata Laba - Laba Juga Tertarik Bau Manusia

Posted On 7:11:00 AM by Ujib 0 cuapan

Pagi JEBLOGERS!!!

Mumpung hari ini Ujib lagi ada waktu luang meski sangat capek, mendingan Ujib memberikan referensi informasi yang bermanfaat kali ya.


Spesies laba-laba yang menyukai bau kaos kaki manusia kemungkinan bisa dimanfaatkan untuk mengendalikan malaria. Pasalnya, laba-laba tersebut adalah predator nyamuk Anopheles.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan di Kenya, bau kaos kaki manusia yang sudah dipakai ternyata menarik bukan hanya bagi nyamuk tapi juga bagi laba-laba. Nyamuk tertarik pada bau itu karena mereka bisa menggunakannya untuk melacak manusia sebagai korbannya. Sementara laba-laba tertarik pada bau yang sama untuk memangsa nyamuk.

Riset terdahulu menemukan bahwa nyamuk Anopheles gambiae, penyebar parasit malaria, sangat tertarik pada bau manusia. Di sisi lain, para ilmuwan juga menemukan spesies laba-laba pelompat Evarcha culicivora yang menjadikan nyamuk Anopheles sebagai mangsa utamanya. Menurut ahli biologi laba-laba, Fiona Crossat dari University of Canterbury, Selandia Baru, Evarcha culicivora merupakan satu-satunya predator yang secara khusus memangsa nyamuk penghisap darah.

Cross bersama timnya kemudian melakukan eksperimen di sebuah laboratorium di Kenya untuk menguji hipotesisnya dengan menggunakan satu kaos kaki bersih dan satu kaos kaki yang sudah dipakai selama 12 jam. Ternyata ke 109 laba-laba Evarcha culicivora yang mereka uji -- jantan maupun betina, tua maupun muda -- semuanya tertarik pada ruang dengan kaos kaki yang sudah bau.

"Temuan laba-laba yang menyukai bau manusia belum pernah terjadi sebelumnya dan bisa membuka jalan baru untuk mengendalikan populasi nyamuk malaria," ujar Cross seperti dikutip Live Science. Meski serangga ini bukan kunci utama pemberantasan malaria, namun Cross melihatnya dengan optimistis sebagai salah satu kepingan teka-teki malaria yang bisa dimanfaatkan di masa depan dan tersedia gratis di alam.

ref:NGI


Minggu, 20 Februari 2011

Inilah Sebab Mengapa Penggaris Dibuat Hanya 30cm

Posted On 4:50:00 PM by Ujib 0 cuapan

Sore JEBLOGERS!!!

Mungkin JEBLOGERS sering melihat penggaris 30 cm dirumah atau pun disekolah. Tigapuluh sentimeter itu lebih kurang sama dengan 12 inci atau 1 kaki (foot, ini satuan panjang ala Kerajaan Inggris).Dalam bidang komputer dan elektronika, panjang 30 sentimeter memiliki arti khusus. Arti khusus yang penting dan menjadi pegangan dalam merancang dan membangun rangkaian mikroelektronika dan rangkaian terpadu (integrated circuit, IC).

Tigapuluh sentimeter lebih kurang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang elektromagnetik dalam waktu satu per milyar detik. Perioda satu per milyar detik berkorespondensi dengan frekuensi 1 milyar daur (cycle) per detik (giga hertz, GHz), jadi lebih kurang pada orde/skala yang sama dengan kecepatan komputer saat ini.

Faktor 30 sentimeter menjadi penting dalam merancang sebuah rangkaian elektronika yang beroperasi pada frekuensi GHz. Dalam rangkaian elektronika skala GHz, daur arus listrik dalam rangkaian akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang pada sekitar skala sentimeter. Jika rangkaian elektronika tersebut berukuran juga pada skala sentimeter, maka insinyur yang merancang rangkaian tersebut harus mempertimbangkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik dalam rangkaian.

Problem serupa, yakni memperhitungkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik, muncul dalam banyak teknologi sehari-hari: radar, telekomunikasi seluler dan satelit, jaringan serat optik (optical fiber), global positioning system, perpetaan, geodesi, dan banyak lagi.

Dalam fisika partikel eksperimen, problem ini muncul ketika fisikawan harus mempertimbangkan waktu tempuh sinyal dalam serat optik dari detektor yang terletak 100 meter di bawah tanah ke komputer yang membaca dan menyimpan data di permukaan tanah. Sebagai contoh, akselerator LHC beroperasi dengan frekuensi 40 MHz atau periode 25 per milyar detik. Setiap 25 per milyar detik, terjadi beberapa tumbukan/interaksi di dalam detektor. Dengan menggunakan aturan 30 sentimeter, kita tahu bahwa selama 25 per milyar detik, cahaya akan menempuh jarak 7.5 meter. Padahal jarak dari bawah tanah ke permukaan tanah adalah 100 meter lebih! Sebelum sinyal dari detektor mencapai permukaan tanah dan direkam dalam komputer, detektor sudah menerima data kembali!

Padahal detektor di bawah tanah pada umumnya memerlukan konfirmasi (handshake) dengan komputer yang terletak di permukaan: apakah sinyal/informasi yang dikirimkan sudah sampai atau belum. Dengan pertimbangan itu, maka detektor di bawah tanah dirancang untuk menyimpan sementara data-data tumbukan/interaksi partikel dalam sebuah tempat penyimpanan sementara (buffer memory). Sehingga bila karena suatu sebab kiriman informasi dari bawah tanah ke permukaan terganggu, detektor di bawah tanah akan menerima kabar dari komputer di permukaan bahwa informasi yang dikirim belum diterima, dan bisa dikirimkan kembali.

Kok bicara fisika partikel eksperimen kedengarannya seperti teknik elektro atau instrumentasi! Ini semua karena kebutuhan: untuk membangun alat eksperimen fisika partikel diperlukan kerjsama antara fisikawan dengan insinyur: baik insinyur teknik tenaga listrik, teknik elektronika, teknik mesin, teknik pendinginan, teknik komputer, teknik sipil, dll. Tanpa kerjasama tersebut, tidaklah mungkin alat dan fasilitas eksperimen fisika partikel bisa dibangun.


Catatan: Penggunaan ukuran 30 sentimeter untuk memberikan ilustrasi/gambaran tentang kecepatan cahaya dan jarak yang ditempuh, dipopulerkan oleh Laksamana Pertama (Commodore/Rear Admiral) Grace Hopper, seorang sesepuh dalam bidang komputer dan informatika.