Kabarancak COMEBACK

Hi JEBLOGERS!!! kabarancak hadir lagi ditahun 2012

Desain Kamar Keren

Siapa yang tidak akan tergoda dengan desain kamar yang apik seperti berikut...

Kamis, 10 Februari 2011

Lensa Kontak Untuk Penderita Diabetes

Posted On 11:17:00 PM by Ujib 0 cuapan

Malam JEBLOGERS!!!
Babak Parviz adalah ahli nanoteknonologi yang mewujudkan sebuah lensa kontak dengan konsep sangat futuristik. Inovasi peneliti asal Universitas Washington ini merupakan suatu prototipi lensa kontak elektronik atau e-lens.

Di samping manfaat peningkatan penglihatan visual, keuntungan lainnya ialah berfungsi sebagai indikator kesehatan. Lensa kontak ini terutama menyasar para penderita diabetes, karena lensa dapat untuk memonitor kandungan gula glukosa dalam darah. Kemudian lensa kontak akan tersambung (secara nirkabel) dengan alat pengukur kadar diabetes portabel yang bisa diselipkan di saku.

Dibandingkan dengan lensa kontak konvensional, e-lens menggunakan bahan dari substrat polyethylene terephthalate (PET). E-lens juga ditanami sebuah elektroda mini, lampu LED, serta chip dengan transmiter frekuensi radio. Semua komponen mikro tersebut sudah dipastikan tidak berbahaya saat lensa dikenakan.

"Lensa ini pada dasarnya tidak terlalu kompleks untuk digunakan," kata Parviz dalam tulisan penjabaran ketika mengumumkan hasil penemuannya itu pada September 2009.

Ia mengetengahkan pula, bahwa memulai dengan produk sederhana semacam ini, mereka para peneliti meniti jalan menuju temuan yang lebih mutakhir dan canggih. Saat ini tengah akan dikembangkan juga teknologi lensa kontak yang bisa memiliki fungsi kamera.

ref:NGI


Wow!!! Anjing yang Tingginya 2,2 meter!!!

Posted On 10:09:00 AM by Ujib 0 cuapan

Pagi JEBLOGERS!!!

TUSCON - Seekor anjing jenis Great Dane, bernama Giant George, dinyatakan sebagai anjing jenis Great Dane tertinggi di dunia. Rekor ini bahkan sudah diakui oleh Guinnes World Records, yang telah mengukur secara resmi anjing tersebut.

Tinggi si anjing jangkung ini dari kuku hingga ke bahu tercatat 109 centimeter, dan dari hidung hingga ke ekornya tercatat 2,2 meter. Dengan ukurannya ini, membuat anjing yang berasal dari Tuscon, Arizona, Amerika Serikat ini, menyerupai anjing raksasa.

Konsumsi makannya saja bisa menghabiskan sekira 50 kilogram setiap harinya. Berat anjing ini hingga kini bahkan telah mencapai 111 kilogram. Demikian diberitakan telegraph.co.uk, Selasa (23/2/2010).




Rekor yang diraih oleh Giant George ini mampu mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Titan. George mampu mengalahkan Titan yang berasal dari San Diego, California dengan perbedaan tinggi 2 centimeter.

Guinness World Records mengharapkan prestasi Giant George ini dapat diikuti oleh anjing-anjing lain. Lembaga rekor dunia ini meminta para penyayang binatang untuk memeriksa peliharaan mereka untuk mencari kemungkinan jika peliharaan mereka dapat memecahkan rekor dunia.




Demi Seni, Cangkok Telinga di Lengan

Posted On 10:06:00 AM by Ujib 0 cuapan

Pagi JEBLOGERS!!!

Berkat kecintaannya terhadap seni, seniman ini pun melakukan aksinya yang dianggap gila. Seniman asal Australia bernama Stelarc ini telah mencangkok telinga di lengannya. Sungguh tak masuk akan, namun Stelarc mengatakan bahwa itu adalah bagian dari seni. Untuk mewujudkan keinginannya itu, ia membutuhkan waktu satu dekade untuk mencari sumber pendanaan dari seorang ahli bedah yang bersedia melakukan keinginannya itu. Bahkan, kabarnya ia nyaris saja kehilangan lengannya karena terkena infeksi.



Telinga tambahan tersebut ia tempel di bagian lengan kiri dengan terlebih dahulu menggembungkan kantung kosong di bawah kulit selama berbulan-bulan sebelum struktur dasar mirip telinga dimasukkan di dalamnya. Setelah telinga tersebut tumbuh dengan baik dan sudah berbentuk menyerupai telinga, kemungkinan besar ia akan membutuhkan satu waktu lagi untuk memasukkan mikorofon dan dihubungkan ke internet.

Maksudnya ialah agar orang lain dapat mendengar apa yang lengannya dengarkan setiap hari. Untuk mewujudkan keinginannya ini, tentunya Stelarc telah menghabiskan biaya yang sangat besar untuk menciptakan telinga pada kulit lengannya itu.


Beberapa Orang Memang Terlahir Sebagai Pesimis

Posted On 10:05:00 AM by Ujib 0 cuapan

Pagi JEBLOGERS!!!

Kedengarannya menyedihkan, tapi sepertinya ada di antara kita yang memang terlahir sebagai orang yang pesimistis.

Orang yang secara genetis mudah memproduksi zat kimia otak yang mengontrol selera dan stres dalam jumlah sedikit, memiliki risiko lebih besar untuk terkena depresi berat, kata para peneliti.

Zat yang disebut sebagai molekul neuropeptida Y (NPY) tersebut mengatur respons otak terhadap rangsangan negatif dan respons terhadap rasa sakit.

Menurut peneliti dari University of Michigan, temuan ini bisa jadi diagnosis awal untuk mengatasi depress dan penyakit kejiwaan lainnya.

"Kami berhasil mengidentifikasi sebuah penanda biologis—dalam hal ini variasi genetis—yang terkait dengan tingginya kasus depresi, kata Jon-Kar Zubieta, salah satu anggota tim peneliti.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Archives of General Psychiatry ini menggunakan tiga metode. Pertama, peneliti mengelompokkan subjek relawan menjadi tiga kategori berdasarkan ekspresi NPY-nya: rendah, sedang, dan tinggi. Lalu, dengan menggunakan instrumen pencitraan resonansi magnetik (MRI), otak relawan yang dipaparkan pada beberapa kata berbeda—ada yang bermakna netral (seperti benda), ada yang negatif (bunuh), dan ada yang positif (harapan) —pun dianalisis.

Hasilnya, grup relawan dengan NPY rendah menunjukkan peningkatan aktivitas korteks prefrontal (bagian yang berkaitan dengan emosi), sementara grup dengan NPY tinggi menunjukkan respons yang lebih ringan.

Percobaan kedua adalah dengan memberikan rasa sakit selama 20 menit, menggunakan cairan saline yang disuntikkan ke otot-otot rahang relawan. Hasilnya sama: kelompok NPY rendah amat terpengaruh secara emosional sebelum dan sesudah rasa sakit.

Brian Mickey, ketua tim peneliti berharap penanda genetis ini "bisa dijadikan pijakan untuk mengatasi risiko depresi.

ref:NGI


Beruang Terbesar Ditemukan

Posted On 9:59:00 AM by Ujib 0 cuapan

Pagi JEBLOGERS!!!

Telah lahir juara baru untuk kategori beruang yang terbesar dan terburuk rupa yang pernah ditemukan. Seekor beruang prasejarah Amerika Selatan dengan bobot 1.600 kilogram dan tinggi saat berdiri mencapai 3,4 meter menjadi juaranya, menurut penemuan terbaru. Sebelumnya, beruang raksasa Amerika Utara dengan bobot 1.134 kilogram tercatat sebagai beruang prasejarah yang terbesar. Untuk beruang modern, rekor dipegang oleh beruang kutub Alaska dengan 998 kilogram.
Beruang Amerika Selatan ini menjelajahi benua Amerika sekitar 500 ribu sampai 2 juta tahun yang lalu. Menurut ilmuwan, beruang itu merupakan karnivora terbesar dan terkuat yang ada pada zamannya. “Sebagai karnivora, tak ada yang mendekati keperkasaan beruang Amerika Selatan ini,” ujar Blaine Schubert, Paleontologis dari East Tennessee State University di Johnson City, Tennessee. “Hal ini membuat kepalaku ingin meledak,” tambahnya.
Tulang-belulang beruang itu ditemukan di Provinsi Buenos Aires, Argentina, pada 1935. Baru-baru ini, tulang tersebut diteliti kembali oleh Schubert dan Leopoldo Soibelzon, seorang paleontologis dari Argentina yang mempunyai spesialisasi dalam meneliti fosil beruang Amerika Selatan. Peneliti mengukur tulang lengan atas yang hampir sebesar lengan atas gajah, dengan begitu sisa dari ukuran badan beruang dapat diperkirakan. Penelitian itu juga mengemukakan bahwa beruang jantan tua tersebut mengalami luka yang cukup serius selama hidupnya.

Untuk Beruang, Ukuran Amat Penting
 “Entah apa yang dimakan dan bagaimana cara dia makan, pertanyaan muncul saat menyadari beruang itu amat berbeda dengan saudaranya, beruang Amerika Utara,” kata Schubert. Sebagai perbandingan, spesies beruang Amerika Selatan membesar dan kemudian mengecil seiring berjalannya waktu, berbeda dengan beruang Amerika Utara yang spesiesnya terus membesar. Schubert mengindikasikan bahwa persediaan mangsa yang melimpah dan kompetisi yang sedikit, membuat beruang Amerika Selatan menjadi raja dari benua itu. Tetapi, seiring dengan evolusi dari karnivora, beruang itupun beradaptasi dan menjadi lebih omnivora, layaknya beruang modern.
Di Amerika Utara, peningkatan ukuran dari beruang, menjadi keuntungan tersendiri. Kucing bergigi belati dan predator lain telah menyingkir, menurut beberapa peneliti. Kekuasaan beruang Amerika Utara mungkin bertepatan dengan hewan zaman es, seperti unta dan mammoth.

ref:NGI