Kabarancak COMEBACK

Hi JEBLOGERS!!! kabarancak hadir lagi ditahun 2012

Desain Kamar Keren

Siapa yang tidak akan tergoda dengan desain kamar yang apik seperti berikut...

Tampilkan postingan dengan label Ratapan hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ratapan hati. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juli 2010

Moral dan Budaya yang dibudayakan dikalangan remaja

Posted On 9:57:00 PM by Ujib 4 cuapan

Malam JEBLOGERS.

Nggak tau kenapa UJIB tergerak aja buat bikin nih posting. Tadi abis jalan - jalan dari Cerita Hujan, kebetulan Si Empunya blog lagi bikin posting tentang Moral dan Budaya. Usut punya Usut ternyata sekarang ada Kolaborasi Posting yang diadakan oleh TRIMATRA. Nah disitu dibilang kalo hari ini bakal diadakan Kolaborasi Posting yang bertema Moral dan Budaya. Disana UJIB lihat udah cukup banyak yang ikut berpartisipasi, ini tulisan Ujib mudah -mudahan bisa diterima.

Mempermasalahkan moral dan budaya remaja, mungkin tiap saat takkan ada habisnya. Seorang remaja merupakan fenomena tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat. Remaja mempunyai permasalahan yang cukup kompleks. Mengapa demikian? Karena hal tersebut memang sangat dekat dan nyata dalam kehidupan bersosialisasi. Banyak yang mengatakan jika remaja itu emosinya masih labil. Memang betul demikian. Dalam realita kehidupan banyak sekali perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja. Walaupun tak semua remaja yang melakukan hal menyimpang banyak juga remaja memiliki reputasi baik bahkan ada yang memiliki prestasi yang luar biasa baik ditingkat nasional maupun internasional.
Saya sebagai seorang remaja sangat mengenal bagaimana kehidupan remaja walaupun tidak secara keseluruhan. Para remaja sudah terbawa arus modernisasi sehingga sering tak mengenal lagi budaya atau bahasa kasarnya sudah melupakan budayanya sendiri.
Sangat erat hubungannya dengan moral seolah tak dipedulikan lagi oleh remaja. Para remaja sudah terbuai dengan arus globalisasi yang membuat mereka membudayakan budaya yang bisa kita anggap sebagai budaya yang tidak patut kita contoh, seperti perbuatan menyimpang (narkoba, seks bebas, pencurian, perampokan dll.). Itu semua karena moral remaja yang sudah terlalu banyak dijamah oleh hal hal yang bersifat tidak pasti. Rasa penasaran yang berlebihan seringkali menimbulkan keinginan – keinginan instan. Maunya enak tapi tak ada usaha. Kerusakan moral ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor baik internal maupun eksternal.
Mungkin untuk contoh khusus saya akan pergaulan remaja masa kini. Saya yang masih berstatus sebagai seorang pelajar SMA kelas 3 yang berharap bisa menyelesaikan studi yang akan menentukan bagaimana “nasib” saya untuk masa depan, saya mohon do’anya dari JEBLOGERS semua supaya saya bisa menyelesaikan studi saya selama satu tahun kedepan dengan hasil yang saya harapkan. Kembali lagi ke topik, saya sangat merasakan bagaimana kehidupan remaja itu sendiri. Ada yang “terkurung” dalam kegemilangan prestasi, ada yang biasa – biasa saja, ataupun “terkunci” dalam ketidakpastian.
Bagi mereka yang memiliki prestasi yang luar biasa memang awalnya sudah terbiasa dengan percaya diri dan dukungan dari berbagai pihak. Sekali berprestasi mendapat dukungan yang luar biasa, tidak berprestasi juga tetap mendapat dukungan, sehingga akan memotivasi si remaja untuk selalu berusaha mengukir prestasi. Tapi tekanan juga kadangkala akan membuat seorang remaja pada awalnya akan merasa “terpaksa” untuk berbuat suatu hal yang dapat membuat seolah dirinya lebih dihargai dan membuat tekanan tersebut semakin lama semakin pudar.
Lain halnya dengan remaja yang hanya biasa – biasa saja dia seolah tidak memikirkan bagaimana kehidupannya sekarang dan dimasa yang akan datang tapi sebenarnya dala hati dia memang sangat merasakan dia tidak ada apa – apanya dengan yang lain.
Yang terakhir remaja yang “terkunci” dalam ketidakpastian. Remaja inilah yang memiliki tekanan yang paling berat . Disini mereka sangatlah bebas, kurang bahkan tidak mendapat dukungan dari pihak yang sangat diharapkan. Dari mereka itu biasanya mendapatkan pengalaman dari teman – teman sebaya. Ada pepatah mengatakan “Jika bekerja sebagai petani bunga, setidaknya akan menempel keharuman bunga. Jika bekerja sebagai peternak sapi akan menempel pula bau sapi.” Begitu pula dengan pergaulan. Jika bergaul dengan orang – orang baik setidaknya akan menempel kebaikan pada diri kita, jika bergaul dengan orang – orang yang sama “terperangkap” niscaya akan tertinggal perangkap itu akan memperangkapi kita juga.
Bukannya mau membuka “coki” teman saya, namun dari penilaian saya terhadap teman – teman disekitar, moral memang memegang peran penting dalam berbudaya dan sebaliknya bagi remaja. Moral seseorang akan mencerminkan bagaimana budaya yang dimilikinya, dan budaya akan membentuk moral seseorang. Saya contohkan sedikit, banyak teman saya yang awalnya cukup kurang dekat dengan kegiatan yang bersifat religius. Tapi karena ada beberapa teman termasuk saya yang cukup berpengaruh (bukan ingin menyombongkan atau membanggakan diri) sehingga teman – teman saya menjadi terbawa walaupun sedikit. Hal lain diperlihatkan saat saya memulai pergaulan yang baru dimana sebelumnya mereka bisa dibilang cukup kurang mendapat asupan religius, namun saat ini teman yang memiliki pengaruh minoritas sehingga nuansa religiusnya terasa kurang. Walaupun hal mayor atau minor belum bisa menjadi patokan 100%, tetapi sudah bisa membuktikan bahwa moral akan dipengaruhi oleh faktor pergaulan remaja.
Maka sebagai apapun dan siapapun kita hendaknya sama – sama berupaya membangun moralitas yang berkualitas dimulai dari dini. Sedini mungkin kalau bisa. Sekian postingan dari saya, mudah – mudahan bisa kita ambil saja pelajarannya.
Keep spirit and blogging with Istiqamah...!!!

Komentar sangat diterima...


Kamis, 20 Mei 2010

Alhamdulillah, walaupun cuma Finalis

Posted On 5:07:00 PM by Ujib 0 cuapan

Assalam.w2

Kembali lagi UJIB ngasih kabar seputar kegiatan UJIB belakangan. Kemaren 19 Mai 2010, UJIB ikut dalam sebuah perlombaan yang menantang kreatifitas dalam membuat karya tulis berupa essay. Lomba yang diadain sama Fakultas Teknik Industri Universitas Andalas (UNAND) ini mengangkat tema: "Disaster Management: Peran Serta Pelajar dalam Solusi Penanggulangan Bencana di Sumatera Barat."
Seperti dikutip dari situs resminya indfest2010.com: "Industrial Festival (indfest) merupakan sebuah gelaran tahunan mahasiswa teknik industri universitas andalas dalam rangka aktualisasi diri bagi mahasiswa. Indfest lahir dari keinginan Mahasiswa teknik industri unand untuk berkontribusi kepada masyarakat. Infest ini terdiri dari beberapa rangkaian acara antara lain : SEA (student entreprenuership award), Seminar nasional tentang industri kreatif, Lomba fotografi dan desain tata letak.

Indfest 2010 merupakan indfest kedua dengan tema “innovation, an everlasting energy”. Berawal dari pemikiran bahwa titik kunci kemajuan adalah dengan dari inovasi yang dilakukan secara terus menerus. Penemuan berbagai teknologi yang menabjubkan dewasa ini tak terlepas dari inovasi dari berbagai kalangan. Namun disayangkan, pola pikir masyarakat kita masih mempercayai kunci sukses adalah modal yang besar, padahal kenyataannya sekarang tidak harus begitu. Kita bisa berkaca kepada jepang yang hancur lebur sesdah perang dunia kedua, mampu bangkit menjadi kekuatan ekonomi dunia. Hal ini tidak terlepas dari inovasi yang mereka lakukan. Di era pasar bebas seperti sekarang ini, Tantangan dan persaingan ke depannya akan semakin berat. Karena itu, dengan menjadikan inovasi sebagai salah satu karakter dasar kita, maka apapun tantangan ke depan kita akan mempu melaluinya. Melalui indfest ini, diharapkan proses inovasi akan semakin membudaya di masyarakat, khususnya mahasiswa sebagai agen perubahan."

Ujib tidak hanya sendirian, melainkan bersama tiga orang lainnya yaitu Idep (Depriyanto), Taufik (Taufik Ismed) dan Halim (Halim Muhammad Satria). Kami mengangkat tentang bencana Gempa Sumbar yang terjadi pada 30 September 2009 kemaren. Dengan judul "Gempa Terjadi, Anak Nagari Beraksi". Alhamdulillah Kami berhasil lulus stage 1. Pada stage 2, mungkin karena berbagai faktor Kami belum berhasil mencapai target.


Ujib tau ini semua kesalahan dari Ujib sendiri. Ma'af teman - teman gara - gara Ujib kalian gagal mendapatkan hasil yang kalian harapkan.


Jumat, 07 Mei 2010

Apa - apaan ini?

Posted On 4:30:00 PM by Ujib 2 cuapan

Aslkm.w2.

Huh,,, memang ya hujan tu kadang - kadang nyusahin walaupun pada dasarnya bakal memberi berkah pada yang membutuhkan.

Biasanya banjir terjadi didaerah yang permukaannya rendah dan bagian rumah yang kena itu bagi yang rumahnya tingkat adalah lantai satu. Tapi gimana jadinya kalau banjir itu terjadi pada daerah yang tidak hubungannya dengan selokan atau sungai?? Nah itulah yang terjadi dirumah UJIB. Mungkin karena pengaruh bentuk rumah yang agak berbeda dengan rumah pada umumnya. Rumah UJIB itu dua lantai. Pada lantai atas dibagian belakang diberi cukup banyak lowongan sehingga cahaya dan angin yang masuk cukup banyak. Mmmhh, negatifnya kalau hujan turun pasti bakal terjadi banjir di lantai dua...

Haaaaaaaaaaaaaa,,, lameh...(artinya nggak nyaman). Siapa juga coba yang bakal nyaman kalo rumahnya kebanjiran. Kalo banjirnya dilantai satu nggak masalah, tapi sialnya hal ini terjadi di lantai ddduuuuuaaaaa...

Apa yang ada dijadiin sebagai tameng...

Karena terpaan angin bikin blur tuh gambar (hehe becanda)...

Air sudah menghantam pertahanan yang sudah dibuat...


Hah,,, UJIB berusaha untu sabar aja...

STAY ON UJIB blog


Rabu, 07 April 2010

What can i do??

Posted On 7:17:00 PM by Ujib 0 cuapan

Kadang ku pikir,,, "apa sih kelebihanku???", namun kadangkala ku juga berpikir, "aku pasti bisa melakukan itu". Tapi semua itu hanyalah angan - angan semata. Angan - angan yang tak tersampaikan. Cita - cita yang tak tergapai. Banyak orang berpikir aku bisa ini bisa itu. Tapi ku sendiri tak yakin dengan kemampuanku. Segala macam yang kugemari sudah kucoba. Atau aku terlalu banyak mencoba? Bukankah untuk melakukan suatu hal kita harus melakukan percobaan?

Kenapa ku merasa sangat terpuruk saat ini. Usaha dan do'a telah kujalani. Tapi nyatanya tak ada... NONSEN. Apakah benar keGAGALan awal keBERHASILan???? Tak dapat ku pungkiri itu memang realistis terjadi. Atau mungkin ini hanya mitos "sial" yang biasa diperbincangkan seperti kebanyakan masyarakat? Jadi dalam posisi ini aku bisa dibilang ketiban sial...


Haha, kabar sial untuk si sial. Tak ada kata sial dalam Kamus kehidupan MUJIBUR RAHMAN El-Ghaly. Mungkin ini semua terjadi karena kurang semangat, usaha, dan do'a. UJIBpun meyakini dan merasakan hal itu terjadi. Tapi nasi telah menjadi bubur, dengan bubur yang ada manfaatkan kembali agar tak menjadi sia - sia. Hal yang sudah basi akan diperbaharui lagi dan bisa menjual? Mungkin ada yang perlu diubah, ada yang harus di UPGRADE. What is it??? Hoho ternyata tak cuma satu ada tiga IMAN + Ikhlas + Usahadan satu yang musti di UPDATE yaitu Semangat. Sebuah semangat yang akan mengantarkanku ke ladang prestasi dan membuatku duduk di jurusan design grafis Institus Teknologi Bandung. Semoga angan - anganku ini bisa kuperjuangkan dan menjadi kenyataan yang kan kukecap indahnya kebahagian bersama orang - orang yang sangat kucintai dan kusayangi. Aamiin...